Muhammad Qori, Tak Percaya Tapi Nyata

Kisah Muhammad Qori, siswa MAN Kutai Barat sekaligus ketua PIK-R Kuntum Melati, dalam memenangkan juara favorit Ajang Duta GenRe Kabupaten Kutai Barat 2025/2026

Muhammad Qori, Ketua PIK-R Kuntum Melati 2025/2026, Juara Favorit Putra Ajang Duta Genre Kabupaten Kutai Barat 2025/2026

5/19/20251 min read

Halo semua, aku Muhammad Qori, panggil aja "Qori". Ketua Kuntum Melati periode 2025-2026.

Pada duta genre 2025 kemarin, aku dapat nominasi juara favorit putra, perjalanannya tidak mudah tetapi tidak sulit juga karena dapat bantuan dari alumni yang pernah ikut duta genre. Awalnya pas diundang sebenarnya aku ga mau karna kedengaran ribet banget. Tetapi karena dorongan kakak alumni yang membantu ku saat latihan, lama kelamaan aku jadi tertarik apalagi bakat yang kutampilkan saat itu adalah pidato bahasa Inggris, yang mana itu termasuk minatku.

Motivasi ku kala itu pengen cepat selesai aja, soalnya aku pengen cepat leha-leha lagi XD. Pada saat sebelum nampil itu, aku gugup banget! soalnya ditonton banyak orang, tapi pas udah di panggung tidak seserem itu ternyata, aku malah enjoy aja disitu, kecuali pas pemanggilan pemenang itu aku gemetaran XD.

Pas diberitahu aku dapat juara favorit aku betul-betul kaget soalnya aku merasa kayak "kok bisa???". Tapi dari atas panggung itu, aku bisa ngelihat wajah dari teman, guru, bahkan kakak alumni yang kelihatan bangga. Di saat itu aku jadi lega banget. Lagipula, sebenarnya acara Duta GenRe itu seru banget, apalagi pas nonton orang-orang nunjukin bakat kayak nari, nyanyi, bahkan ada yang silat! Overall, memang seru banget ikut Duta GenRe.

Untuk peserta Duta Genre selanjutnya aku mau berpesan, wajar sebenarnya kalau kalian takut atau gugup, lagipula memang kebanyakan orang begitu. yang bisa kalian lakukan itu adalah yakinin diri kalian kalau kalian pasti bisa, karena kalau kalian niat pasti bisa. Semangat terus ya, dan jangan pantang menyerah.

Sebagaimana dikatakan, "Optimisme adalah kepercayaan yang mengarah pada pencapaian. Tidak ada yang bisa dilakukan tanpa harapan dan keyakinan." ~Helen Keller